Dipulihkan dari penganiayaan seksual

dimasa lalu


Masa lalu saya adalah contoh yang sempurna dari kata “berantakan”. Kehidupan saya benar-benar menghancurkan apa yang Yesus telah rencanakan bahkan jauh sebelum saya mengenal Dia. Menjadi seorang anak gadis di sekolah dasar, yang mengambil bagian dalam aktivitas yang bergengsi, siapa yang akan mengira apa yang sedang terjadi dalam hidup saya, pikiran saya di dalamnya? Didalam sini ada seorang anak kecil yang kesepian, takut menyatakan siapa dirinya karena takut dicemooh hari-hari dalam hidup saya takut dihakimi dan takut ditolak.

Malam-malam selesai sekolah, saudara saya akan membelai dan menyentuh saya yang pada mulanya saya ketakutan, namun setelah beberapa saat saya mulai belajar menikmati nya. Seterusnya merindukan sentuhan itu, yang mengatakan “kamu sangat cantik sehingga saya tak dapat tahan untuk menyentuhmu”, saya akan membiarkan anak laki-laki di sekolah untuk membelai saya dengan cara yang sama tapi tidak terlalu berlebihan. Ketika dia pergi, masih ada keinginan untuk “dikasihi”, maka saya menggunakan cara saya sendiri untuk mencari kesenangan apapun caranya, saya harus digairahkan. Saya pergi menghabiskan waktu di rumah tempat saudara saya pindah (orang tua saya mengijinkan saya karena mereka tidak tahu apa yang sedang terjadi). Disana ada saudara dan juga saudara yang lain memperkosa saya. Dalam perjalanan pulang, mulailah peperangan dalam pikiran saya, saya baru akan memulai SMA.

Setiap hari saya berpikir jika saya hamil atau menderita penyakit. Menangis adalah bagian dalam kehidupan saya sehari-hari. Satu-satunya cara untuk tidak menunjukan ketakutan saya, perasaan sakit atau hanya menyatakan diri saya, adalah dengan menjadi agresif dan buruk seperti yang selalu dikatakan seorang yang penting dalam hidup saya, dengan menutup diri dari orang lain, dengan menunjukan sisi arrogan, sisi berani bahkan tidak seorangpun datang mendekati, sementara didalamnya ada kepahitan, kedendaman, kebingungan dan kebencian.

Pada usia tiga belas tahun saya sudah menerima Tuhan dan dibaptis semua dan saya berpikir yang salah akan berhenti, mencoba bunuh diri beberapa kali, melakukan pap smear yang diinformasikan ibu saya tentang keterlibatan saya dalam hubungan seksual dan mungkin adalah gadis yang paling ketakutan hidup dengan alibi melawan sakit hati adalah dengan mengabaikan perasaan-perasaan saya, mendapatkan laki-laki yang menginginkan saya kemudian menyakiti mereka atau mencampakkan mereka. Tapi saya sangat takut pada laki-laki, bersikap skeptis terhadap setiap lawan jenis yang saya tahu namun saya masih selalu menginginkan rangsangan dari lawan jenis. Diumur saya, saya sudah memiliki banyak saat saat bercumbu kuat yang menggairahkan dengan mantan pacar kakak saya. saya tahu apa rasanya untuk melakukan segala sesuatu yang mendorong untuk melakukan hubungan sex tapi untungnya saya tidak melakukannya.

Beberapa hal yang saya ingat pada tahun keempat saya adalah ketika dinilai sebagai salah satu yang terpandai di seluruh kelas saya, saya bergumul dengan rasa rendah diri yang merupakan akar dari semua masalah saya yang lain. Saya juga ingat pada saat musim panas pada tahun itu saya bertemu dengan teman baik saya, yang memberikan dampak positif dalam hidup saya selama beberapa tahun kami mengenal satu sama lain. Saya juga ingat ketika saya pergi ke tempat ibu saya pada suatu pagi, menangis karena mimpi yang saya dapatkan, bahwa saya akan mendapatkan penyakit atau saya mungkin akan hamil, dan saya memberitahukannya bahwa saudara yang tinggal dengan kita pernah melecehkan saya. saya mengantisipasi sebuah pelukan ibu, kasih ibu dan simpati yang terbukti tidak efektif ketika dia mengatakan pada saya,” jika tidak ada hal lain, saya akan memukul kamu.” Saya memisahkan diri saya dari semua orang yang saya kenal (bahkan pada mereka yang saya kira dekat), dimana itu adalah satu-satunya obat yang mujarab pada saat itu, untuk menyembuhkan saya, membangun kepercayaan diri saya dan mempertahankan sakit hati di masa depan—sekali lagi itu adalah kebohongan dari setan.

Teman baik saya, yang saya masih syukuri yang bersedia untuk Tuhan dan bersabar terhadap saya, tahan menderita, memalukan dan perasaan bersalah yang saya lemparkan ke wajahnya karena rasa kasihan pada diri sendiri dan kecemburuan. Setelah beberapa tahun pembelajaran dan mengerti Tuhan saya tahu bahwa dia ditempatkan secara strategis dalam hidup saya untuk tujuan untuk memancarkan cahaya keindahan yang ditempatkan dalam saya ketika Tuhan menciptakan saya dalam gambaran Nya.

Pada tahun kelima, pada usia enam belas tahun, saya memutuskan untuk menjadi lebih baik, Tuhan memanggil saya untuk menjadi anak sejati kepunyaan Nya dari pada menjadi “Orang Kristen tradisi”, beberapa anggota ISCF (Inter School Christian Fellowship) di SMA saya bermain sebuah peran yang integral dalam kemajuan positif kerohanian saya sekali lagi Yesus adalah bukti dalam pemulihan saya, Dia menempatkan orang-orang dalam hidup daya, orang-orang yang mengasihi saya cukup untuk mendengarkan saya, berdoa untuk saya dan mengambil bagian dalam kesengsaraan yang merupakan hal nyata dalam hidup saya

Sejak saat itu, saya telah dilepaskan dari masa lalu saya dan jangan coba-coba untuk meyakinkan saya bahwa saya bukan pribadi yang cantik. Saya meminta kepada Tuhan untuk menyucikan saya dan menghilangkan semua bekas luka dan segala emosi yang hadir bersama keterlibatan saya dengan orang lain. Saya juga meminta Nya untuk menutup semua celah yang akan membangkitkan campur tangan kuasa iblis. Saya memuliakan Tuhan bahwa Tuhan selalu mendengarkan doa-doa saya dan Dia mempunyai rencana untuk saya bahkan sebelum saya mengetahuinya. Alasan lain yang saya syukuri pada Tuhan bahwa Dia memberitahukan saya alasan atas pelajaran dalam hidup saya segala sesuatu yang terjadi di masa lalu saya, terjadi agar saya dapat menolong dan menghibur seseorang yang mengalami hal yang serupa.

Jika anda sedang mengalami waktu yang sulit dalam hidup anda atau anda tahu seseorang yang sedang bergumul dengan immoralitas seksual (apakah korban perkosaan, korban one night stand atau wanita yang memiliki penyakit keinginan seksual yang berlebihan) jangan kasihan pada mereka, doakanlah mereka. Bersabarlah pada mereka, kasihi mereka dan anda akan melalui itu bersama mereka hanya dengan berada disana. Tetaplah ingat bahwa hal ini tidak akan selalu mudah namun jika Tuhan berkata pergi, maka tidak ada alasan untuk tidak melakukannya. Untuk korban penganiayaan yang menderita kesakitan, jangan menyerah pada kebohongan dari musuh, dia hanya ingin membinasakanmu. Dokter psikologi dan counselor biasanya akan menganjurkan untuk berbicara pada seseorang tentang masalah mu bukan seseorang yang akan menceritakannya pada orang lain, tapi seseorang yang akan menguatkan anda, seseorang yang akan berdoa bersama dan untuk anda dan inilah saya, saya bukan seorang Dokter psikology, saya hanya seorang anak yang pernah berada disana, yang tahu bagaimana rasanya menangis sepanjang malam, dan diejek sepanjang hari, yang tahu kekosongan dan kesepian bahkan ketika saya dalam kerumunan, yang tahu bagaimana rasanya berpikir bahwa satu-satunya orang yang peduli dan mengerti yang saya rasakan adalah diri saya dan saya juga sadar atas pertanyaan menyangkut siapa yang dipercaya, inilah saya, menganjurkan anda untuk berbicara pada orang yang terpercaya (yang membantu anda berdoa), berdoa untuk diri anda sendiri yang mengatakan kamu tidak dapat…mereka berbohong!!! dan dikuatkan, karena Tuhan bekerja untuk kebaikan anda hanya percayalah padaNya.

Saya hanya tidak dapat menyerah sekarang, saya telah datang terlalu jauh dari tempat saya memulai dari tak ada seorangpun yang mengatakannya pada saya, perjalanan itu akan mudah dan saya juga tidak percaya Dia telah membawa saya sejauh ini untuk meninggalkan saya.

HOME

PERTOBATAN