|
Kesaksian Randall
Saya bergabung di ARMY (Angkatan Darat Amerika) dan pada saat itu saya dapat menjauh dari narkoba. Untuk menggantikannya, saya mulai minum alkohol lebih lagi. Sekitar satu tahun kemudian saya menikah dengan seorang pecandu alkohol. Kami berhasil mempertahankan pernikahan kami selama 6 tahun. Saya terus minum untuk menutupi emosi dan juga menemukan kesenangan meyimpang yang baru: sex dengan laki laki lain. Pada tahun 1993, saya bertemu dengan wanita lain dan merasa bahwa saya ingin menikah kembali. Saya kira bahwa saat ini saya menikah dengan cara yang benar: di gereja. Ada masalah dengan pemikiran seperti itu. Hati kami tidak bersama Tuhan (sedkit yang kita tahu). Pada malam pernikahan kami, dia memberitahukan saya bahwa dia tidak mau menikah. Saya menolak untuk membiarkan pernikahan itu pergi dengan mudahnya. Beberapa bulan kemudian, saya menyadari bahwa kenyataannya, saya adalah seorang pecandu alkohol dan mulai menjadi pecandu alkohol tanpa masa depan (istri saya pernah berkata dia inginkan saya berhenti minum). Ketika istri saya mempelajarinya, sepertinya bersikap tidak akan menghadapinya. Maka dia pergi. Hal ini sangat mengacaukan saya dan depresi. Saya menolak untuk bercerai lagi dan tidak akan melepaskannya. Saya sampai pada titik dimana saya tidak dapat bekerja, maka sekarang pekerjaan saya mulai hancur. Pencobaan bunuh diri saya yang pertama adalah pada 21 Februari 1995. Gagal. Kemudian saya di masukkan ke rumah sakit sampai Agustus 1995 (sejak 21 Februari) dimana waktu itu saya dibebas tugaskan dari ARMY (setelah 12,5 tahun melayani secara aktif) dengan depresi berat dan kekacauan psychotic dan mengkonsumsi banyak pengobatan agar sedikit stabil. Saya pindah ke Oregon agar dekat dengan keluarga dan mulai pergi ke gereja. Saya hancur dan putus asa dan menemukan rumah kedua di bangsal VA rumah sakit jiwa setelah pencobaan bunuh diri lainnya dan perubahan dalam pengobatan. Selagi saya terus pergi ke gereja istimewa ini (yang tetap tanpa nama), mencari, saya belum menemukan apa yang saya rasa saya butuhkan. Saya tidak yakin apa yang saya butuhkan. Saya mendengar orang mengajar dari Alkitab tapi saya tidak melihat hal itu ada dalam orang-orang atau orang-orang yang meraih saya keluar (itulah perasaan saya). Saya terus mencari orang untuk pertolongan karena saya tidak melihat pekerjaan Tuhan. Saya mulai memotong diri saya seperti sebuah ritual. Saya jadi frustasi dan berhenti pergi ke gereja dan pergi dan mabuk untuk pertama kalinya dalam 2,5 tahun ( dan saya terus mabuk sekitar sebulan) dan melakukan penyimpangan seksual lebih lagi. Untungnya, saya memiliki seorang teman sejati. Ketika dia melihat kondisi saya, dia memimpin saya ke sebuah kelompok pemulihan yang berpusat pada Kristus dan membuat saya pergi ke gereja yang dia kunjungi. Untuk pertama kalinya, saya melihat orang-orang yang sangat bergairah berada di gereja. Saya merasa tidak nyaman berada disana. Sesuatu membawa saya. Yang saya tahu itu hanyalah Tuhan yang dapat menolong saya. Saya tetap kembali, tidak pernah mengerti. Akhir pekan pada 23 November 1996, gereja itu mengadakan retreat kaum pria yang saya berencana tidak akan mengikutinya. Salah seorang pendeta mengetahui bahwa saya tidak pergi dan menelepon saya sehari sebelum retreat itu dimulai. Dia berkata pada saya bahwa dia dan beberapa pria lainnya ingin saya untuk pergi maka mereka membiayai saya dan kemudian berkata bahwa dia akan menjemput saya jam 5 esok hari. Itu adalah hari Sabtu tgl.23, saya menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruslamat saya. Tuhan dengan kuasaNya “mendapatkan saya”. Dia ambil depresi dan kekacauan psychotic dan alkohol dan keinginan yang menyimpang dari saya. tentu saja, setelah itu saya tidak perlu melakukan pengobatan dan tidak melanjutkan menggunakan mereka (setelah berkonsultasi). Saya bebas!! LUKAS 11 :5-8 Lalu kata-Nya kepada mereka: "Jika seorang di antara kamu pada tengah malam pergi ke rumah seorang sahabatnya dan berkata kepadanya: Saudara, pinjamkanlah kepadaku tiga roti, sebab seorang sahabatku yang sedang berada dalam perjalanan singgah ke rumahku dan aku tidak mempunyai apa-apa untuk dihidangkan kepadanya; masakan ia yang di dalam rumah itu akan menjawab: Jangan mengganggu aku, pintu sudah tertutup dan aku serta anak-anakku sudah tidur; aku tidak dapat bangun dan memberikannya kepada saudara. Aku berkata kepadamu: Sekalipun ia tidak mau bangun dan memberikannya kepadanya karena orang itu adalah sahabatnya, namun karena sikapnya yang tidak malu itu, ia akan bangun juga dan memberikan kepadanya apa yang diperlukannya. Ketekunan itu bukan sekedar gigih tapi kegigihan yang radikal. Kemudian Yesus selanjutnya berkata LUKAS 11 : 9-10 Oleh karena itu Aku berkata kepadamu: Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan. Saya tidak yakin apa yang akan saya temukan dalam mencari Tuhan, saya hanya tahu Dia dapat menolong.saya. Saya menjadi gigih dengan radikal dan Tuhan memberikan saya tepat apa yang saya butuhkan. Kembali saya berkata: SAYA BEBAS !!! Tidak peduli siapa anda atau apa masalahmu, Tuhan melalui Yesus Kristus adalah pertolongan yang anda butuhkan. Manusia tidak punya jawaban untuk masalah dunia ini, dan manusia tidak dapat menyediakan sebuah teladan yang hidup Yesuslah jawaban dan teladan kita tentang bagaimana kita hidup (merujuk pada 1 Petrus 2). Manusia hidup hanya sebentar kemudian meninggal (merujuk pada Mazmur 89:47-48). Yesus Kristus adalah satu-satunya jalan untuk ke surga dan untuk diselamatkan (Yohanes 14:6,Roma 10:9-10) dan Yesus tidak akan pernah berubah pada mu: “Yesus Kristus tetap sama kemarin, hari ini dan selamanya.” (Ibrani 13:8) Saya dapat berkata pada Anda, kepercayaan saya akan
tetap pada Yesus Kristus. Bagaimana dengan Anda? |