Mencicipi surga
Michael Marquez

Sebentar lagi Michael Marquez akan tiba di Denver. Dia memperhatikan pemandangan Spokane ketika pesawat berada di angkasa. Beberapa gedung kecil terlihat di jendalanya dan lenyap tak berarti lagi ketika pesawat terhentak lebih tinggi. Dia berpikir akan kehidupannya, karirnya, rumahnya, perabotan, automobile, bahkan keluarga dan masa depannya. Seperti gedung-gedung itu telah hilang dengan mudahnya, dengan cepat, terlepas dari genggamannya. Tidak ada yang  tersisa hanya kenangan, koper dan kasihnya pada Tuhan.

Tujuh belas tahun sebelumnya dia menjadi kuatir pada masalah di perutnya. Sakitnya berangsur-angsur semakin parah, bahkan jadi semakin serius. Setiap pagi ketika bangun tidur menjadi semakin sulit dari pada pagi sebelumnya, dan setiap hari pekerjaannya menjadi semakin sulit, dan melelahkan. Bahkan dia dipecat dari pekerjaannya. Dan dia terus mengalami kemunduran.

Kemudian terdengar berita baik. Penyakitnya di diagnosa sebagai borok, dan resep obatnya manjur. Dia kembali mendapatkan kekuatan dan bekerja dengan kakaknya.Namun itu tidak berlangsung lama dan kemudian keadaannya lebih buruk dari sebelumnya. Setiap hari dia muntah-muntah lebih dari apa yang dia makan dan minum. Dia kira dia menderita flu perut. Kemudian semuanya menurun. Dalam waktu 6 minggu berat badannya berkurang 65 pons dan sangat lemah dan sangat kurus. Akhirnya, dia dibawa dari tempat kerjanya ke rumah sakit di ruang emergency. Mereka mengosongkan perutnya dan membuat sebuah ruang di tenggorokannya. Jalan keluarnya adalah perutnya diperlebar dengan luka dari pengobatan yang tidak lazim sampai kanker yang didiagnosa sebagai borok. Michael  Marquez sekarat karena kelaparan dan dehidrasi. Hampir meninggal, dia harus menjalani operasi untuk membuka saluran pyloricnya.

Ketika dia membuka matanya, dia tidak berada di ruang pemulihan atau rumah sakit. Dia sedang berdiri di dalam lingkaran dimana orang-orang bergandengan tangan., menyanyi memuji Tuhan. Mereka semua memakai jubah putih yang lebih putih dan lebih cemerlang dari apapun di dunia ini., indahnya tak terbayangkan. Hanya satu orang yang dia kenali yaitu kakak iparnya.

Tiba-tiba sebuah cahaya yang terang muncul, dan pujian itu berhenti. Dan dari cahaya itu terdengar sebuah suara yang tidak tahu mutu dan kekerasannya, namun terdengar akrab, seolah-olah dia pernah mendengarnya beberapa kali. Itu adalah Yesus, Tuhan yang dia tetap cintai. Dengan suara yang penuh keagungan dan wibawa Dia berkata,”Telah selesai.”

Saat suara itu terdengar, sebuah tembok yang tembus pandang, seperti jendela yang tak terlihat, hancur dengan suara pecahan kaca, namun tidak membahayakan karena setiap kepingannya adalah cairan..Ketika itu meledak Michael dapat melihat bahwa itu terjadi disekitarnya, secara fisik memisahkannya dari rekan doa surganya kecuali tangannya yang terbentang melaluinya kepada mereka. Penghalang doa-doa mereka kemudian hancur dan mencair.

Michael kembali ke tubuhnya dan menyadari dia tidak hanya akan pulih dari operasi itu, tapi juga dari pergumulan akan dehidrasi dan kelaparan, begitu juga kanker dan jejak penderitaan panjangnya.Sangat ajaibnya, penglihatan akan kakak iparnya adalah sebuah pandangan masa 3 tahun ke depan ketika perkataan Yesus akan digenapi dan persoalan akan berhenti. Hal itu menyatakan bahwa kakak iparnya Michael telah berdoa untuknya dengan beberapa orang lainnya. ketika tembok itu di pindahkan, doa-doa mereka terjawab dan ujian imannya telah selesai, seperti yang Yesus katakan. Kakak iparnya meninggal pada akhir tahun ke-3.

Michael memberitahukan kakaknya bagaimana dia telah melihat istrinya di surga. Hal itu sangat menghiburnya dan sebuah penegasan untuk Michael mencicipi surga bagi mereka berdua. Tuhan telah bekerja dalam dua arah. Namun pada waktu penglihatan itu Michael masih belum siap untuk hal selanjutnya.

Selama 3 tahun itu, sebelum penglihatan itu digenapi, dia mempunyai 3 pekerjaan. Pernikahannya gagal ketika dia menerima pekerjaan di Spokane. Atasannya menawarkan gaji yang bagus dan sebuah rumah. Sebaliknya atasannya meraih keuntungan dari pekerjaan Michael dan memecatnya setelah 3 minggu. Michael tidak mendapatkan apa-apa dan atasannya menjadi lebih kaya $70,000. Tidak diberikan pesangon sedikitpun dan dia tidak punya uang sedikitpun.

Ketika istrinya Michael menelepon atasannya untuk menanyakan apa yang terjadi, dia diberitahukan bahwa  Michael telah menerima pesangon $10,000. Dan ketika Michael menyangkalnya, istrinya mengatakan bahwa Michael tidak lagi diterima di rumahnya. Kakaknya datang menolong dengan menawarkan tempat tinggal tinggal selama 30 hari jika dia mau kembali ke Denver, dan gerejanya akan membayarkan ongkos pesawatnya. Michael naik pesawat tanpa membawa apapun selain sebuah koper berisikan baju dan kasihnya pada Tuhan.

Melewati segala ujiannya, Michael tetap memelihara kasihnya pada Tuhan. Dia tidak pernah mengutuk Tuhan atau mempertanyakan anugrah Nya. Dan sekarang hal itu telah selesai. Dia masih menyesali bagaimana buruknya dia memperlakukan istri pertamanya. Namun itu telah berlalu. Tuhan telah mengampuninya begitu juga mantan istrinya, meskipun hubungan mereka tak terselamatkan.

Hari ini, tangan Tuhan ada atas seluruh kehidupan Michael. Bisnis atasannya berkembang secara dramatis karena berkat dari Tuhan. Kedua anaknya Mike 23 tahun dan Crystal 20 tahun berhasil dalam pekerjaan mereka, di sekolah dan di pelayanan masyarakat. Dan yang terbaik adalah Michael menikah dengan seorang wanita yang Tuhan pertemukan dengan ajaib. Itu adalah cerita luar biasa yang lain lagi.

Dalam segala hal Michael telah menjadikan Yesus sebagai rekan seniornya. Bahkan dapat dikatakan bahwa Michael dan Yesus Kristus adalah bersaudara, bahkan sahabat. Namun hal itu tidak aneh. Banyak orang akan mengenali suara Tuhan dengan akrab dan intim jika mereka mendengar Nya berbicara secara langsung.

Hubungan yang intim dengan Yesus dapat kita alami ketika kita meminta Nya untuk masuk kedalam hati kita. Saat kamu melakukannya, surga menjadi milikmu. Dan Michael akan menceritakan padamu bahwa semua pencobaan dan kekayaan hidup ini tidak dapat dibandingkan dengan mencicipi surga. Yang terbaik adalah ketika surga menjadi milikmu, itu akan menjadi milikmu selamanya!


HOME

PERTOBATAN